
Indonesia merupakan negara agraris yang artinya adalah sebagian besar penduduk Indonesia bermata pencaharian sebagai petani. Oleh sebab itu di Indonesiabanyak kita jumpai hamparan ladang hijau yang luas,dan itu tidak hanya terdapat di suatu daerah atau pulau saja melainkan hampir di seluruh pulau. Dengan demikian,maka kelangsungan hidup seperti mencukupi kebutuhan pokok sehari-hari penduduk Indonesia harusnya sudah bisa tercukupi. Tetapi mengapa akhir-akhir ini banyak bermunculan berita mengenai kelaparan dan gizi buruk?
Umumnya para penderita kelaparan berasal dari keluarga yang tergolong ekonomi kebawah. Mereka yang hidupnya sangat memprihatinkan dan hidupnya jauh dari kehidupan orang-orang pada umumnya. Maksudnya hidup mereka sangat susah jangankan untuk jajan untuk makanpun mereka sngat kesusuahan. Faktor-faktor yang menyebabkan kelaparan jika dilihat dari peren Indonesia sebagai negara agraris (seperti yang tersebut diatas) adalah bagaimana cara mereka dapat memperoleh semua hasilnnya. Mereka juga tidak memperoleh penghasilan yang cukup untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari mereka,utamanya untuk makan. Akibatnya,banyak penderita kelaparnan yang meniggal karena kelaparan. Bahkan ada yang bunuh diri lantaran frustasi dan putus asa karena beban hidup mereka.
Demikian juga dengan penderita gizi burukyang dialami oleh balita yang berasal dari keluarga ekonomi kelas bawah. Umumnya dikarenakan mereka tidak mendapat asopan gizi dan vitamin baik sejak dalam kandunga ataupun diluar kandungan. Mereka yang menderita gizi buruk,sebagian awalnya lahir dengan kondisi dan berat badan yang normal. Tetapi setelah beberapa bulan mereka sakit dan tidak mau makan,akibatnya tubuh mereka menjadi kurus dan sangat lemah. Akibatnya banyak diantara penderita giiizi buruk meninggal karena gizi buruk dan juga tidak mendapat perawatan yang signifikan.
Sayangnya,sampai sekarang penderita kelaparan dan gizi buruk makin lama makin bertambah. Walaupun sebagian besar dari mereka ada yang dirawat di rumah sakit,keadaan mereka tidak jauh berubah bahkan ada yang meninggal. Dan sampai sekarang sepertinya pemerintah belum melakukan tindakan apapun untuk mengurangi jumlah penderita kelaparan dan gizi buruk. Sebaiknya pemerintah segera melakukan sutu tindakan untuk mengatasi masalah ini,karena suatu negara dikatakan makmur (berkembang) bila semua rakyatnya bisa terjamin kehidupannya.